Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit

Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit - Hallo sahabat viralkan.space , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit
link : Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit

Baca juga


Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit

Sebuah model grafik yang dibuat para ahli memperkirakan 100 ribu warga Amerika Serikat akan menjadi korban wabah virus corona. Presiden Donald Trump yang awalnya meremehkan virus ini dengan menyebut flu biasa, kini mengingatkan warga AS akan melalui masa-masa sulit dalam upaya memerangi Covid-19.
Dalam jumpa pers di Gedung Putih, Selasa (31/3) seperti dikutip Reuters, Presiden Trump yang didampingi penasihat kesehatannya mendesak warga Amerika Serikat (AS) untuk mematuhi langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona dengan menjaga jarak.
"Sangat penting bagi rakyat Amerika Serikat untuk mengikuti pedoman selama 30 hari ke depan. Ini masalah hidup dan mati. Kami ingin warga Amerika Serikat bersiap untuk hari-hari yang sulit ke depan," tegas Trump.
Koordinator penanganan virus corona Gedung Putih Deborah Birx sebelumnya memaparkan grafik yang menunjukkan data dan pemodelan. Diperkirakan akan terjadi lonjakan drastis kematian menjadi 100.000 hingga 200.000 orang dari virus corona dalam dua pekan mendatang.
"Tidak ada peluru ajaib. Tidak ada vaksin atau terapi ajaib. Itu (bisa dicegah) hanya perilaku: setiap perilaku kita diterjemahkan menjadi sesuatu yang mengubah perjalanan pandemi virus ini selama 30 hari ke depan," kata Birx kepada wartawan, yang memprediksi puncak kematian di Amerika akan terjadi dua minggu ke depan.
Trump mengatakan 2,2 juta orang bahkan bisa mati dengan menggunakan pemodelan itu, jika tidak ada upaya mitigasi yang dilakukan.
Trump yang awalnya menyatakan akan membuat ekonomi AS bergerak lagi pada Paskah 12 April mendatang, berubah pikiran dan berencana untuk memperpanjang pedoman pemerintah federal mitigasi terhadap virus corona.
Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, yang telah mengatakan sebelumnya bahwa pandemi dapat membunuh antara 100.000 dan 200.000 orang di Amerika Serikat, mengatakan semua upaya telah dilakukan untuk membuat angka-angka itu lebih rendah.
"Kami melakukan semua yang kami bisa," katanya.

Trump: Saya Tahu Itu Bisa Mengerikan

Trump mengakui, sejak awal meremehkan wabah corona ini dengan alasan dia ingin tetap bersikap positif dan memberikan harapan kepada rakyatnya.
Pada briefing pers Gedung Putih hari Selasa, Trump ditanya apakah ia menidurkan orang Amerika ke dalam rasa aman yang salah dengan mengatakan kepada publik bahwa virus itu akan hilang dengan cepat, bahkan ketika sudah jelas bahwa jumlah kasus dan korban tewas terus meningkat.
"Saya tahu segalanya. Saya tahu itu bisa mengerikan, saya tahu itu mungkin baik. Aku tidak ingin menjadi orang yang negatif," kata Trump
"Sangat mudah untuk menjadi orang negatif. Tapi saya juga ingin memberi orang harapan. Anda tahu saya pemandu sorak untuk negara ini - kami sedang mengalami hal terburuk yang mungkin pernah dilihat negara ini," kata Trump.
Pakar kesehatan masyarakat sebelumnya mengecam upaya awal Trump untuk mengecilkan ancaman virus, menyatakan bahwa itu merampas waktu berharga AS yang diperlukan untuk mempersiapkan pandemi.
Dr Ashish Jha, direktur Harvard Global Health Institute, kepada Business Insider pernah mengatakan Trump telah menghabiskan dua bulan mengabaikan setiap nasihat ilmiah untuk mempersiapkan Amerika melawan pandemi ini.
"Kami sudah menyia-nyiakan dua bulan. Dan ini bukan penyakit di mana kamu diizinkan untuk membuang waktu dua bulan."
Ashis Jha juga mengecam Trump karena memberi tahu orang Amerika bahwa semuanya terkendali.
"Akibat dari semua ini adalah puluhan ribu orang Amerika akan mati secara tidak perlu. Itu adalah sepenuhnya dapat dicegah, dan bukan hanya bisa dicegah sebelumnya - itu bisa dicegah di masa depan. Semua orang mengatakan ini adalah bagaimana itu akan dilakukan jika mereka tidak bertindak," ujarnya.

Tak Acuhkan Peringatan

peringatan
Kasus virus corona pertama yang dikonfirmasi di AS terjadi pada 21 Januari. Sejak awal, Trump secara terbuka meremehkan ancaman itu, bahkan ketika badan-badan intelijen dilaporkan memperingatkannya tentang pandemi yang akan datang.
"Kami benar-benar di bawah kendali. Itu satu orang yang datang dari Cina, dan kami sudah mengendalikannya. Ini akan baik-baik saja," kata Trump pada 22 Januari.
Sekitar sebulan kemudian, pada konferensi pers pada 26 Februari, Trump mengatakan bahwa jumlah kasus virus corona di AS akan mendekati nol dalam beberapa hari.
Sementara itu, pejabat tinggi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperingatkan bahwa jumlah kasus di AS diperkirakan akan meningkat, karena mereka mendesak orang Amerika untuk mempersiapkan gangguan parah terhadap kehidupan sehari-hari.
AS tercatat memiliki jumlah kasus virus corona terbanyak yang dilaporkan di dunia -lebih dari 180.000- dan telah menyebabkan lebih dari 3.600 orang meninggal.
"Media adalah kekuatan dominan dalam mencoba membuat saya agar negara kita tetap tertutup selama mungkin dengan harapan itu akan merusak keberhasilan pemilihan saya," tulis Trump dalam tweet Rabu lalu.
"Orang-orang nyata ingin kembali bekerja secepatnya. Kita akan lebih kuat dari sebelumnya!"


Demikianlah Artikel Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit

Sekianlah artikel Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit dengan alamat link https://www.viralkan.space/2020/04/dulu-remehkan-virus-corona-trump-kini.html

0 Response to "Dulu Remehkan Virus Corona, Trump Kini Serukan Warga AS Bersiap Hadapi Masa Sulit"

Posting Komentar