Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan

Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan - Hallo sahabat viralkan.space , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan
link : Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan

Baca juga


Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan

Beban yang ditanggung ibu ini saat mengandung harus bertambah saat dia mengalami kanker payudara. Bagaimana kisahnya?
Masa kehamilan bagi seorang perempuan punya dua sisi yang saling berkebalikan. Di satu sisi rasanya sangat melelahkan karena harus berjuang merawat diri dan bayi dalam kandungan. Namun di sisi lain ada kebahagiaan saat membayangkan bayi akan lahir dengan sehat yang bisa membuat rasa lelah tersebut hilang.

Namun agaknya bagi Aime Soon, seorang ibu berusia 40 tahun asal Malaysia, sisi perjuangan mengambil porsi lebih besar pada masa kehamilannya.

Aime Soon menceritakan kisahnya tersebut dalam sebuah unggahan status Facebook beberapa bulan lalu.

Dia mengatakan bahwa awalnya, masa kehamilan tersebut berjalan normal. Sampai akhirnya di usia kehamilan yang ke lima bulan, dia mendapatkan kabar yang kurang mengenakkan terkait kondisi kesehatan pribadinya.

" Aku merasakan ada yang mengeras di bagian payudaraku. Saat kuperiksakan, dokter berkata bahwa itu adalah kanker payudara yang sudah mencapai stadium tiga. Gimana caranya menerima ini semua?" tutur Aime.

Selayaknya pengidap kanker, dokter pun menyarankan Aime untuk melakukan kemoterapi sebagai usaha mematikan sel kanker. Aime pun menurutinya.

Seiring berjalannya waktu, rambut Aime semakin rontok sampai ia mengalami kebotakan total. Tubuhnya pun semakin kurus. Dia merasa sedih karena kehamilannya tersebut harusnya berlangsung bahagia. Dia bahkan kesulitan mengapresiasi suntikan semangat dari orang-orang terdekat karena perasaan putus asa yang mulai muncul di dirinya.

Aime Soon © facebook.com/Aime Soon

Akhirnya, setelah dua sesi kemoterapi belangsung, tiba saatnya bayi di kandungan Aime lahir. Bayi perempuan tersebut lahir normal dalam kondisi sehat, namun Aime nggak bisa berlama-lama merayakannya karena harus segera melakukan kemoterapi lagi nggak lama setelah kelahiran.

Sudah empat tahun berlalu saat Aime akhirnya menuliskan kisahnya dalam status tersebut. Aime telah pulih maksimal dari kanker payudara yang dideritanya. Putri kecilnya pun sudah tumbuh menjadi gadis kecil yang cantik, lucu, dan sehat.

Aime Soon © facebook.com/Aime Soon

Kisah yang dialami Aime ini seolah menyuntikkan harapan bagi para ibu yang juga kurang beruntung dan harus mengalami kanker. Perjuangan untuk tetap hidup harus diteruskan sampai titik terakhir.

Terima kasih sudah mau membagikan kisahmu, Aime.


Demikianlah Artikel Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan

Sekianlah artikel Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan dengan alamat link https://www.viralkan.space/2020/03/perjuangan-seorang-ibu-asal-malaysia.html

0 Response to "Perjuangan Seorang Ibu Asal Malaysia, Perangi Kanker Payudara Saat Rawat Bayi dalam Kandungan"

Posting Komentar